Blogger Writing Competiton 2017

Tema: “Rumah: Surga dan Istanaku”

Tips untuk Menjadikan Rumahku Benar-benar sebagai Surga dan Istanaku

Oleh: Christian Evan Chandra

RumahHokie.com – Rumah memiliki dua arti dalam bahasa Inggris, yaitu home dan house. Home memberikan makna mengenai rumah sebagai suasana di dalamnya, di mana di sinilah penghuni merasakan kehangatan, keamanan, kedamaian, dan ketenteraman bersama keluarganya. Sedangkan house lebih menekankan makna mengenai rumah sebagai bangunannya, a comfortable house berarti rumah itu secara fisik memenuhi kebutuhan dan mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Kesatuan makna home dan house membentuk fakta bahwa rumah adalah tempat terbaik dan idaman bagi setiap manusia untuk melakukan berbagai kegiatan, bukan hanya sekadar tempat mandi dan tidur yang bebas dari panas dan hujan, singkatnya rumah adalah surga dan istana bagi penghuninya.

Rumah sebagai surga dan istana membutuhkan bangunan yang nyaman dan suasana yang mendukung. Soal suasana, butuh dukungan tetangga di sekitarnya yang ikut menentukan. Akan tetapi, soal bangunan, hanya penghuni rumah itu sendiri yang bisa mengubahnya. Membangun rumah baru dari nol tentu lebih memudahkan sang penghuni untuk menentukan desainnya, dari kertas langsung dibangun dan sesuai selera.

Jika rumahnya sudah ada, bagaimana? Sayang jika diruntuhkan dan dibangun lagi dari nol, sehingga hal yang bisa dilakukan hanya merenovasi interior dan menempatkan pernak-pernik yang sesuai. Bukan soal ukuran rumahnya, tetapi yang menentukan rumah itu nyaman atau tidak adalah desain dan isinya. Berikut adalah tips menjadikan rumah kita nyaman sebagai surga dan istana pribadi, selamat membaca.

 

Memastikan warna rumah tidak monoton
Ketika masuk ke dalam rumah baru yang dibangun dan baru diserahterimakan oleh pengembang, umumnya kita akan menemukan seluruh dinding interiornya berwarna putih, baik di dalam maupun di luar. Sekilas warna ini akan memberikan kesan terang pada seluruh posisi rumah, tetapi cepat atau lambat akan membuat penghuninya bosan.

Mengapa demikian? Bukankah warna putih identik dengan bersih, mewah, dan segar? Tidak hanya warna dinding yang putih semua satu rumah, warna apa pun akan tampak membosankan jika diaplikasikan sama di seluruh bagian rumah terlebih lagi dikombinasi dengan furnitur berwarna sama. Rumah terkesan monoton dan suram karena tidak ada pembatas yang jelas mengenai fungsi setiap bagian rumah. Solusinya, aplikasikan warna dan skema warna yang berbeda untuk setiap bagian rumah. Pilihlah furnitur dengan warna yang cocok dalam skema warna tersebut, tetapi tidak sama dengan warna yang sudah ada di ruangan tersebut.

 

Menjadikan rumah berkarakter dan berekspresi
Rumah itu dibangun untuk penghuninya, bukan untuk dilihat orang lain. Apa jadinya jika tetangga melihat sebuah rumah bagus tetapi penghuninya justru tidak nyaman dengan rumahnya sendiri? Tak ada gunanya. Ketika rumah dikatakan sebagai surga dan istana penghuninya, maka rumah harus mampu berkarakter dan berekspresi sesuai selera penghuni.

Di sini gaya desain berupa tata letak, bentuk, dan warna bermain. Penghuni harus berani dan konsisten dalam menerapkan sebuah gaya desain di rumahnya tanpa membuat penghuni lain merasa tidak nyaman, mulai dari dinding sampai dekorasi. Misalnya, sebuah keluarga dengan selera modern minimalis membangun rumah sesuai apa yang mereka suka.

Semua ruangan didesain dengan desain modern minimalis, tetapi tiba-tiba ruang keluarga didesain bak garasi mobil balap karena salah satu anggota keluarga adalah penggemar balapan mobil. Selain tidak konsisten, hal ini membuat anggota keluarga lain menjadi tidak nyaman. Untuk membuat rumah menjadi berkarakter dan berekspresi, lebih baik jika dinding dibuat bermotif dengan metode art deco (melukis dengan cat) atau menempelkan wallpaper.

Membuat sendiri dekorasi rumah yang berekspresi? Bisa, bahkan dengan barang bekas. Kemampuan melukis dapat membuat barang-barang yang sudah tidak digunakan kembali bermanfaat dan memperindah penampilan rumah itu sendiri, misalnya vas bunga dari botol bekas yang sudah dilukis dan tempat pensil dari kaleng yang sudah dilukis.

Vas bunganya jangan lupa dilengkapi dengan bunga untuk menambah kesegaran ruangan, bunga segar lebih baik tetapi jika tidak memungkinkan bunga dekoratif pun tak masalah. Dekorasi seperti ini dapat diletakkan di atas meja atau di sudut ruangan sehingga rumah tak terkesan sepi.

 

Rumah yang sempit dan tak terkotak-kotak
Rumah yang berukuran besar saja jika terkotak-kotak akan terasa tidak nyaman, apalagi rumah yang berukuran kecil. Rumah akan terasa sempit dan tidak bergairah sehingga janganlah menjadikan rumah terkotak-kotak.

  • Untuk memisahkan dua ruangan berbeda, Anda tidak harus menggunakan tembok sebagai sekat. Tembok yang tebal akan membuat rumah semakin sempit dan terkotak-kotak, sehingga jika tidak diperlukan Anda cukup menggunakan divider. Khusus ruangan-ruangan yang kecil, terapkan gaya minimalis.
  • Mengurangi furnitur, elektronik, dan dekorasi yang berbentuk kotak karena akan membuat rumah tampak kaku. Pilihlah yang memiliki sisi agak melengkung jika memungkinkan, misalnya jam dinding, meja, dan televisi.
  • Menggunakan furnitur yang ukurannya sesuai dengan ukuran ruangan, jangan sampai terlalu memakan ruang dan menjadikannya terasa sempit. Furnitur yang multifungsi atau bisa dilipat baik untuk menghemat penggunaan luas ruangan, misalnya sofabed yang bisa berfungsi sebagai sofa atau tempat tidur, kasur yang bisa dilipat ke dinding, meja lipat, laci di bawah kasur, dan masih banyak lainnya. Selain fungsional dan efisien, pastikan furnitur tetap estetis.
  • Manfaatkan dinding untuk mengurangi penggunaan meja dan lemari. Misalnya, di ruang keluarga, televisi ditempelkan dengan bracket dan papan kayu ditancapkan ke dinding untuk meletakkan DVD player. Contoh lain, di ruang kerja, papan-papan kayu ditancapkan ke dinding sebagai pengganti lemari buku. Sisa ruangan lebih luas dan rumah terlihat lebih rapi.

 

Menjadikan rumah bersemangat dengan pencahayaan yang memadai

Rumah yang gelap membawa banyak masalah. Penghuninya sulit melakukan aktivitas, mata perlahan akan rusak, dan semangat untuk menciptakan inovasi yang kreatif pun redup. Suasana kurang pencahayaan hanya akan membuat penghuni mengantuk dan ingin tidur. Oleh karena itu, pencahayaan yang memadai sangat penting diterapkan dalam sebuah rumah.

  • Gunakan lampu dengan cahaya berwarna putih dan daya yang cukup. Pastikan lampu bisa menerangi seluruh titik pada ruangan secara merata sehingga jika satu lampu tidak cukup, lebih baik gunakan dua lampu atau lebih.
  • Gunakan warna dinding yang terang dan lembut khususnya pada ruangan-ruangan yang digunakan untuk bekerja dan belajar, sehingga suasana akan bersemangat dan tetap nyaman.
  • Penggunaan kaca-kaca di rumah bagus sebagai sumber pencahayaan alami dan jangan sampai kaca ini dihilangkan dengan alasan untuk meredam panas. Jangan juga menutup kaca jendela dengan furnitur berukuran besar karena hanya membuat ruangan semakin gelap.

 

Membentuk suhu yang nyaman di siang hari
Idealnya, sebuah rumah mampu menjadi surga dan istana bagi penghuninya setiap saat, termasuk di siang hari yang panas sekalipun. Akan tetapi, faktanya banyak keluarga memilih untuk pergi ke luar rumah dan pergi ke pusat perbelanjaan di siang hari dengan alasan “ngadem”. Biaya tambahan yang tak seharusnya dikeluarkan “terpaksa” dibayar demi menghindar dari udara panas. Padahal, ada cara-cara yang lebih pas untuk mengurangi hal seperti ini.

  • Menanam pohon di taman. Ketika pohon tersebut menghasilkan angin, setidaknya bisa sedikit menurunkan suhu udara yang panas akibat sinar matahari. Suplai oksigen lebih baik, ventilasi lebih lancar, rumah menjadi lebih indah.
  • Mengurangi penggunaan furnitur berwarna gelap khususnya hitam yang sangat baik menyerap panas.
  • Membangun semacam kanopi atau selasar berbentuk carport pada jendela untuk mengurangi panas yang masuk, bisa juga berbentuk jalusi di dalam, lengkapnya bisa Anda baca di artikel RumahHokie di sini.
  • Menggunakan material berupa kayu atau batu alam sebagai muka bangunan di sisi luar yang kerap terkena sinar matahari, lengkapnya bisa Anda baca di artikel RumahHokie di sini.
  • Apabila cara-cara ini tetap tidak mempan, apa daya kita memang harus menggunakan pendingin udara. Pilih pendingin udara dengan daya yang sesuai terhadap luas ruangan sehingga kerjanya efektif dalam menurunkan suhu udara.

Membuat rumah lebih privat
Rumah dianggap sebagai tempat yang paling aman untuk melakukan hal-hal yang bersifat pribadi karena di rumah penghuni akan merasa sangat bebas untuk berperilaku. Meskipun demikian, hal ini belum tentu terjadi sepenuhnya karena bisa saja tetangga akan terganggu atau pihak lain masih dapat mengamati dari dekat hal-hal yang dilakukan penghuni di rumahnya. Membuat rumah menjadi lebih dan benar-benar privat sangat penting. Lakukan hal ini dalam mendesain, membangun, dan merenovasi rumah bila memungkinkan.

  • Ruangan yang lebih pribadi dan membutuhkan ketenangan diletakkan lebih jauh dari jangkauan tamu, asisten rumah tangga, dan bagian luar rumah yang lebih mudah terlihat pihak luar.
  • Memisahkan area tamu, asisten rumah tangga, dan penghuni menurut tata letak ruangan atau ketinggian jika memiliki luas rumah yang cukup luas dan/atau tingginya dua lantai atau lebih. Tidak hanya areanya, membedakan pintu masuknya juga merupakan hal yang baik. Rencanakan dengan matang sejak masih dalam tahap membuat denah rumah.
  • Menggunakan peredam suara untuk ruangan yang menghasilkan bunyi bervolume keras sehingga tidak menimbulkan gangguan kepada area sekitarnya.

Setelah selesai mendesain rumah, memilih warna, furnitur, dan dekorasi, sekarang berpikirlah bagaimana cara mewujudkannya, khususnya jika Anda bukan membangun dari baru melainkan memperbaiki rumah Anda yang kurang cantik dan rusak. Harus melakukannya dengan bantuan orang lain dan merogoh kocek besar?

  • Membeli alat dan bahan bisa dilakukan sendiri di toko bangunan terdekat berdasarkan rencana yang sudah dibuat, sehingga pembelian tepat dan tidak mubazir.
  • Untuk mengganti tampilan dinding, kerik dulu lapisan cat lama atau wallpaper sampai bersih. Jika kemudian dicat, cat terlebih dahulu dengan cat dasar sebelum cat yag diinginkan. Gunakan kuas sesuai jenis cat, kuas untuk cat minyak haruslah berbeda dengan kuas untuk cat biasa. Campurkan air atau tiner sesuai perbandingan yang disarankan oleh produsen cat. Soal banyaknya cat yang digunakan, tindakan “ngirit” akan membuat warna tak sesuai dengan keinginan, sebaiknya sesuaikan dengan luas ruangan dan petunjuk dari produsen cat. Untuk hal ini, bisa dilakukan sendiri.
  • Jika akan bermain-main dengan gradasi atau melukis di dinding, pastikan tentukan pola dan batas-batas catnya dengan baik. Gunakan plester sehingga ketika cat warna berikutnya diaplikasikan ke dinding, tidak bercampur dengan cat warna sebelumnya. Ini juga bisa dilakukan sendiri.
  • Gunakan cat sesuai keperluan, cat interior untuk dalam ruangan dan eksterior untuk luar ruangan. Jika memiliki anak-anak yang masih kecil dan punya hobi mencorat-coret, gunakan cat dinding yang mudah dibersihkan. Jika dinding sering terkena air, gunakan cat waterproof. Jika menginginkan pencahayaan yang lebih baik, gunakan cat berwarna terang yang memiliki teknologi terkait pencahayaan. Luangkan waktu untuk bertanya lebih detil dan memahami keunggulan setiap jenis cat secara pribadi.
  • Jangan sedih apabila warna yang diinginkan tidak sesuai dengan stok yang tersedia. Produsen cat tertentu bisa mencampur warna secara custom untuk menghasilkan warna sesuai keinginan dan selisih harganya pun tidak signifikan. Bagaimana caranya? Kan membeli sendiri, tentu Anda tahu warna mana di kode katalog custom yang benar-benar sama dengan warna keinginan Anda.
  • Pastikan furnitur sesuai keinginan, kebutuhan, dan kondisi rumah. Apabila warna dan ukuran tak sesuai, coba bicarakan dengan pihak toko furnitur apakah mereka bisa membuatkan Anda secara custom berdasarkan model yang Anda inginkan. Jangan sampai warnanya tidak match, ukurannya terlalu kecil, membuat ruangan terasa sempit, atau bahkan tak muat. Jika kondisi rumah cenderung lembab dan lingkungan sekitarnya mengeluhkan banyaknya rayap, sebaiknya hindari furnitur berbahan kayu. Jika memiliki anak kecil yang sering membuat sofa basah dan kotor, sebaiknya hindari sofa berbahan kain karena sulit dikeringkan dan dibersihkan.
  • Menggunakan fitting lampu berbentuk setengah bola dengan kedalaman tertentu sehingga membeli lampu LED baru dengan daya sebesar apa pun tetap membuat rumah menjadi gelap, apakah harus kembali ke lampu bohlam yang panjang? Tidak, gunakan fitting perantara sehingga nyala lampu LED bisa keluar dan menyebar ke seluruh ruangan. Membelinya bisa dilakukan di supermarket atau toko bangunan, memasangnya bisa dilakukan sendiri. Pencahayaan menjadi lebih baik tanpa ketergantungan pada lampu bohlam atau harus mengganti fitting lampu.

Sekian artikel dan tips mengenai mendesain, merenovasi, memperbaiki, dan mempercantik rumah dari saya sehingga rumah benar-benar menjadi surga dan istana bagi penghuninya. Selamat mempraktekkan dan semoga hasilnya memuaskan. Dengarkan kata hati Anda, buatlah rencana yang wajar, laksanakan dengan baik, dan jangan membuat kantong jebol. Dari rumah yang nyaman, kita bisa melakukan banyak hal dengan tenang dan santai. Hoki untuk menciptakan hal-hal besar? Akan datang dengan sendirinya asal diiringi kerja keras kita. My home, my house, my place, my palace, my heaven.

Leave a Reply